Adakah Keistimewaan Meninggal Dunia di Bulan Ramadhan?

Ada pertanyaan, adakah keistimewaan atau keutamaan meninggal dunia di bulan Ramadhan? Apakah si fulan khusnul khatimah karena meninggal di bulan Ramadhan?

Menurut fatwa Syaikh bin Bazz Rahimahullah merujuk kepada Qur’an dan Hadits, kemuliaan seseorang di akhirat sangat ditentukan oleh amalnya. Surga yang dijanjikan kepada seorang hamba tergantung dari amal shalihnya. Jika hayatnya diakhiri dengan amal shalih ini pertanda kebaikan untuk dirinya. Firman Allah,

وَتِلْكَ الْجَنَّةُ الَّتِي أُورِثْتُمُوهَا بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

“Itulah surga yang diberikan kepada kalian disebabkan amal yang telah kalian kerjakan.” (QS. az-Zukhruf: 72)

Allah juga berfirman,

وَنُودُوا أَنْ تِلْكُمُ الْجَنَّةُ أُورِثْتُمُوهَا بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

“Mereka dipanggil, “ltulah surga yang diberikan kepadamu, disebabkan apa yang dahulu kamu kerjakan.” (QS. al-A’raf: 43).

Adakah Keistimewaan Meninggal Dunia di Bulan Ramadhan?

Jadi tidak semata meninggal dunia di bulan Ramadhan, lalu ybs mendapat keistimewaan dan kemuliaan padahal semasa hidup tidak pernah melakukan amal shalih. Yang meninggal di bulan ramadhan, tidak semuanya orang baik. Ada juga orang jahat yang meninggal di bulan berkah ini. Meskipun demikian, kita tidak menyebut, dia meninggal dengan baik. Terkecuali apabila ketika mengakhiri hidupnya, ybs dalam keadaan berpuasa, yang artinya sedang mengerjakan amal shalih.

Dari Hudzaifah Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullahi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan tentang orang yang meninggal dalam kondisi beramal shalih,

مَنْ قَالَ لا إِلَهَ إِلا اللَّهُ ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللَّهِ خُتِمَ لَهُ بِهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ ، وَمَنْ صَامَ يَوْمًا ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللَّهِ خُتِمَ لَهُ بِهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ ، وَمَنْ تَصَدَّقَ بِصَدَقَةٍ ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللَّهِ خُتِمَ لَهُ بِهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ

“Siapa yang menyatakan Laa ilaaha illallah ikhlas mengharap wajah Allah, dan dia akhiri hidupnya dengan ikrar ini, maka dia masuk surga”. “Siapa yang berpuasa dengan ikhlas mengharap wajah Allah, dan dia akhiri hidupnya dengan puasa ini, maka dia masuk surga”. “Siapa yang sedekah dengan ikhlas mengharap wajah Allah, dan dia akhiri hidupnya dengan sedekah ini, maka dia masuk surga”. (HR. Ahmad 23324 dinyatakan shahih oleh Syaikh Al-Albani).

Allah telah istimewakan 70 ribu dari hamba-Nya dengan janji masuk surga tanpa hisab dan tanpa adzab. Tidak lain, karena mereka memurnikan tauhidnya dan memantapkan tawakkalnya kepada Allah Swt. Ini yang menjadi sebab dasar untuk mendapatkan kemuliaan saat kematian. Bukan semata karena wafat di bulan Ramadhan. Mudah-mudahan kita senantiasa diberikan kekuatan dan kemantapan dalam selalu melaksanakan amalan yang shalih, untuk mendapat ganjaran pahala dan ridha Allah Swt.

Dan kesimpulan untuk meninggalnya artis atau siapapun bertepatan di bulan Ramadhan baru-baru ini, tidaklah berarti memberi keistimewaan untuk dirinya kecuali ia dalam kondisi bertauhid dan mengakhiri hayatnya di atas ketaatan. Wallahu A’lam

Baca juga –> Doa Buka Puasa Sesuai Sunnah

#disarikan dari berbagai sumber

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: