Ternyata Usia Ini yang Paling Banyak Korupsi

Ternyata usia ini yang paling banyak korupsi. Pada 15 Juni 2017 lalu, Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja merilis Indeks Prilaku Anti Korupsi. Indeks anti korupsi ini dibagi berdasarkan kategori usia, yang dikelompokkan menjadi tiga kategori. Kategori pertama yaitu usia kurang dari 40 tahun, 40 sampai 59 tahun, dan lebih dari 59 tahun. Indeks perilaku antikorupsi semua kelompok umur itu meningkat. Artinya, ada peningkatan kesadaran di semua kategori usia.

Dari semua kategori umur itu, kelompok usia lebih dari 59 ternyata paling kecil ketimbang dua kategori lainnya. Pada 2017 ini, Indeks pada kelompok usia di atas 59 hanya 3,62 meningkat dari indeks 2015 yaitu 3,49. Adapun kelompok usia kurang dari 40 tahun indeksnya 3,71 dan 40-59 dengan indeks 3,74

Semakin tinggi indeks, menunjukkan bahwa masyarakat semakin anti terhadap korupsi, sebaliknya, jika indeks semakin mendekati 0 menunjukkan bahwa masyarakat berperilaku semakin permisif terhadap korupsi.

Ternyata Usia Ini yang Paling Banyak Korupsi

Ilustrasi Anti Korupsi, Sumber: Republika

Rasanya istilah “tua-tua keladi” cocok untuk menggambarkan prilaku korupsi ini. Karena dari semua kelompok usia tersebut, usia di atas 59 tahun angkanya paling kecil kan?

Menurut Deputi Statistik Sosial BPS Sairi Hasbullah, “Semakin tua semakin permisif terhadap korupsi. Yang muda-muda lebih anti korup dan idealis,” BPS juga mencatat bahwa indeks perilaku antikorupsi masyarakat di wilayah perkotaan selalu lebih tinggi dibandingkan dengan indeks masyarakat pedesaan. Selain itu, hasil penelitian BPS menunjukkan indeks perilaku antikorupsi masyarakat di wilayah perkotaan selalu lebih tinggi dibandingkan dengan indeks masyarakat pedesaan.

Survei perilaku antikorupsi hanya mengukur perilaku masyarakat yang termasuk tindakan korupsi skala kecil, bukan korupsi skala besar. Data yang dikumpulkan mencakup pendapat terhadap kebiasaan di masyarakat dan pengalaman berhubungan dengan layanan publik.

 

Artikel Mudik Pakai Choper? –> Klik Disini

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: